Analisis Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Kegiatan Praktikum di Bengkel dan Laboratorium Politeknik Negeri Manado
Kata Kunci:
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Alat Pelindung Diri (APD), Bengkel, Laboratorium, Politeknik Negeri ManadoAbstrak
Analisis terhadap pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) selama kegiatan praktikum di Bengkel dan Laboratorium Politeknik Negeri Manado, yang dilakukan melalui metode deskriptif (survei, observasi, dan wawancara), mengungkapkan bahwa meskipun kerangka dasar K3 telah tersedia, penerapannya masih inkonsisten dan belum terintegrasi secara optimal. Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) tidak menjamin kepatuhan, terbukti dari inkonsistensi penggunaan (misalnya sepatu keselamatan belum dipakai semua) dan kondisi APD yang kurang lengkap. Selain itu, kesiapsiagaan darurat dinilai lemah karena tidak adanya nomor telepon darurat yang terpasang jelas dan ketiadaan prosedur yang tegas untuk pemutusan sumber energi (shutdown). Dari sisi manajemen, komitmen K3 bersifat dikotomis; anggaran sering terpotong , dan efektivitas K3 secara keseluruhan diragukan akibat lemahnya pemeliharaan preventif, kesiapan prosedur darurat, dan kurangnya dukungan manajerial. Untuk perbaikan, direkomendasikan merevitalisasi dan mempersiapkan struktur organisasi K3, menjamin konsistensi alokasi anggaran, serta segera menyusun E-SOP darurat dan menetapkan jadwal pengecekan rutin untuk APAR dan P3K.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ivonne Fredrika Yunita Polii, Agnes Wakkary, Winda S. Slat, Meidy P.Y. Kawulur

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
