Pengembangan Alat Penyulingan Minyak Atsiri dari Tangkai Bunga Cengkeh dengan Metode Steam Hydro Distillation

Penulis

  • Priyono Politeknik Negeri Manado
  • Niko Pinangkaan Politeknik Negeri Manado

Kata Kunci:

Minyak Atsiri, Tangkai Bunga Cengkeh

Abstrak

Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia, selama ini cengkeh yang ada di Indonesia sebagian besar hanya digunakan untuk bahan baku pembuatan rokok, khususnya pada bunga cengkeh. Padahal pada tangkai cengkeh banyak mengandung minyak. Hal ini dapat diberdayakan menjadi minyak atsiri. Minyak atsiri (essential oil) merupakan salah satu komoditi yang banyak dibutuhkan oleh negara-negara di dunia. Minyak atsiri adalah jenis minyak nabati yang banyak manfaat. Minyak diperoleh dari berbagai bagian tanaman seperti daun, kulit biji, tangkai, bunga, biji, buah, batang, akar dan lain-lain. Salah satu ciri  utama  minyak  atsiri   yaitu   mudah  menguap dan mempunyai aroma yang khas. Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh terhadap kualitas minyak atsiri yang dihasilkan untuk setiap kondisi yang telah ditentukan. Untuk menghasilkan minyak atsiri dilakukan dengan proses penyulingan dengan metode (steam-hydro distillation) hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu minyak atsiri. Hasil pengujian tangkai bunga cengkeh yang dipanaskan dengan proses pirolisis sebanyak 3 kg, menghasilkan minyak atsiri pada sampel 1 = 1284 g, sampel 2 = 2379 g, sampel 3 = 616 g.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-05-15

Cara Mengutip

Priyono, & Pinangkaan, N. (2021). Pengembangan Alat Penyulingan Minyak Atsiri dari Tangkai Bunga Cengkeh dengan Metode Steam Hydro Distillation. JURNAL MASINA NIPAKE, 1(1), 39-46. Diambil dari http://p3m.polimdo.ac.id/jurnal/index.php/MASINA-NIPAKE/article/view/66

Terbitan

Bagian

Artikel