Pengembangan Reaktor Menggunakan Pipa Lorong Api untuk Mempercepat Pembakaran Tempurung Kelapa

Penulis

  • Artian Sirun Politeknik Negeri Manado

Kata Kunci:

Reaktor, Pipa Lorong Api, Tempurung kelapa

Abstrak

Kebanyakan tempurung kelapa dibakar dengan cara pirolisis pada reaktor pipa lorong api untuk pembuatan briket. Penelitian ini diawali dengan studi literatur yang bertujuan untuk mendapatkan informasi, dari studi literatur maka dibuatlah disain yang tentang pengembangan rancang bangun reaktor pirolisis, selanjutnya dari hasil rancangan dilakukan pembuatan reaktor pirolisis. Setelah selesai pembuatan selanjutnya menguji performansi reaktor yang dibuat dengan proses pirolisis. Proses pengujian berupa tempurung kelapa pada sampel 1,2 dan 3 yang dibakar dengan proses pirolisis sebanyak 20 kg sedangkan arang yang dihasilkan pada sampel 1 adalah 7,875 kg, temperatur ruang rerata selama proses pengujian sampel 1 adalah 30,6 0C dan temperatur mula-mula reaktor adalah 30 0C selanjutnya setiap kelipatan 15 menit temperatur akan meningkat didalam reaktor, dan temperatur di dalam reaktor maksimum 440 0C, untuk sampel 2 = 7,800 kg temperatur ruang rerata 30,6 0C dan temperatur reaktor maksimum 445 0C sedangkan untuk sampel 3 = 7,850 kg temperatur ruang rerata 30,6 0C dan temperatur reaktor maksimum 445 0C.

 

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-05-15

Cara Mengutip

Sirun, A. (2021). Pengembangan Reaktor Menggunakan Pipa Lorong Api untuk Mempercepat Pembakaran Tempurung Kelapa. JURNAL MASINA NIPAKE, 1(1), 1-8. Diambil dari http://p3m.polimdo.ac.id/jurnal/index.php/MASINA-NIPAKE/article/view/62

Terbitan

Bagian

Artikel